Turkiye Burslari : Tips LOI #Pengalaman

Letter of Intent atau LOI ini bukan hal asing buat para pejuang beasiswa luar negeri. Ini tuh semacam essay lagi sebenarnya dan lumayan berpengaruh. Tentang alasan kenapa kalian mau kuliah di sini, kenapa jurusan ini, dan semacamnya. Mungkin bisa dikenal juga dengan Motivation Letter. Di sini aku mau kasih tips buat ngisi LOI Turkiye Burslari, sesuai pengalaman aku pribadi :)

Di turkiye burslari sendiri, ketentuan LOI berubah-ubah. Tapi pertanyaannya tiap tahun selalu mirip. Berikut adalah pertanyaan tahun 2017 (dan 2016) dan cara aku menjawabnya;

1. Please explain your expectations from the higher education in Turkey and your plans for after graduation.
Di sini kita bisa menulis harapan kita bersekolah di Turki. Apa ekspetasi kita dan rencana kita setelah lulus kuliah. YTB ingin kita mengabdi untuk negeri kita lagi, jadi buat rencana yang bakal kita lakukan untuk Indonesia.

2. Please indicate why you have chosen Turkey for higher education.
Ini semacam penjelasan lebih untuk jawaban pertama. Semacam jawaban untuk harapan-harapan kalian. Why Turkey? Jika di nomor pertama jawabannya "Saya berharap ini", maka di nomor dua ini jawabannya "Karena Turki punya ini". Kalian bisa pakai kolom ini dengan memuji beberapa kelebihan Turki. Jangan memakai alasan yang pasaran, seperti Karena Turki adalah pertemuan dua benua. Itu klasik. Bukan masalah sih, tapi alangkah lebih baik jika kita berbeda :)

3. Please indicate why you have chosen these particular departments and your knowledge about these departments.
Kenapa kalian milih jurusan itu? Kalau kalian milih banyak jurusan, sambung-sambungin aja. Di nomor ini, kita bisa kasih liat apa yang kita punya. Kayak misal aku, karena aku punya buku, aku tulis "As young author, ..."

Tips ini bukan original dari aku sebenernya, dulu di grup Line ada yang share dan aku pahamin isinya, ga aku save._. Lalu chatnya ga sengaja kehapus. Yah, begitulah:" Siapapun kamu yang ngirim, terimakasih banyak yaa. Semoga Allah membalas kebaikanmu^^

Di tahun ini, pertanyaan itu harus dijawab dalam 250 karakter. Udah kayak ngetweet yah :" Tapi itulah menariknya, kita harus to the point, namun menarik untuk dibaca. Inggrisnya harus bagus ga? Ngga juga, aku dibantu google translate tapi ga asal nempelin jawaban. Coba minta temen yang jago inggris buat bantuin :)

Lalu apa tips LOI?

1. Berani berbeda
Coba kasih sesuatu yang mungkin para calon awardee lain ga kepikiran. Bisa juga pakai istilah-istilah unik. Jangan pakai yang mainstream semacam yang aku sebut tadi, "Karena Turki adalah Negeri Dua Benua sehingga ...". Tapi kayaknya tiap tahun ada aja yang lolos dengan kata-kata seperti itu. Mungin pintar-pintar menyusun kata-katanya. Kalau aku sendiri, karena aku ini calon psikolog gagal (wkwk, sedih), aku angkat tema anak jalanan dan anak berkebutuhan khusus di LOI aku. Dua bidang yang aku minati banget.

2. Stalking jurusan kalian
Coba kalian cari tau lebih dalam tentang jurusan yang kalian inginkan, tentang prospek kerjanya atau alasan-alasan orang yang kuliah di jurusan itu. Mungkin kalian bakal dapet inspirasi banyak dari sana.

3. Pelajari LOI milik orang lain.
Untuk mempelajari LOI, tidak ada salahnya kita melihat LOI milik para awardee tahun-tahun sebelumnya. Coba tanya langsung ke mereka atau kalau di grup punya PPI, biasanya ada kaka-kaka yang share. Kalian analisis sedikit-sedikit, perhatikan, apa yang membuat YTB meloloskan mereka.

4. Jujur
Ceritanya ada awardee yang jujur bilang, "karena ayah saya hanya mengizinkan saya kuliah luar negeri di Turki". Apa adanya, tapi jangan jadi kelihatan merendahkan martabat diri dan bangsa juga ya:" Beneran loh, untuk siapapun kamu yang mau apply beasiswa dimanapun, jujur pastikan yang utama. Buat apa lolos kalau ga berkah? Ya ga?  Kan mencari keberkahan itu tujuan hidup.

5. Perhatikan cara penyampaian
Meskipun apa ada, tapi cara menyampaikan juga penting. Tidak harus baku, yang penting mudah dipahami. Jangan cuma asal copy-paste dari google translate, tanya juga kepada teman, keluarga, atau guru yang punya selera bagus soal tata bahasa untuk menyusun kalimat.

Bonus:
Tips Future Plan

Kita bisa mulai cari bagian ini dengan memulai menilik permasalahan yang ada di Indonesia, coba pecahkan masalahnya dengan jurusan dan passion kita.

Mungkin ini udah agak umum diangkat, tapi sebagai contohnya adalah ketika kamu mau jurnalistik dan ngambil kasus media di Indonesia, kalian khawatir dengan media anak dan kalian ingin masuk ke Jurnalistik untuk menuntaskan masalah media anak ini, jengjeng. Ya begitulah.

Aku dapat tips ini dari Bang Billy, awardee YTB 2016. Dan ini bener-bener aku rancang dengan matang. Tips nya sampai aku tempel di buku kecil yang aku bawa-bawa. Tapi seperti yang kalian tau, aku udah cerita kalau sematang matangnya LOI aku kerjain, h min sekian aku ganti jurusan._. Tapi ga parah banget sih ngubah kata-katanya.

Contoh LOI punyaku. Abaikan bahasa Inggrisnya, aku tau ini berantakan waktu kaka kelasku bilang. Ambil aja hikmahnya.


Lolos Tahap Satu Turkiye Burslari 2017, Berkas Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Merhaba Arkadaslar. Di sini aku mau cerita tentang berkas apa saja yang diupload di tahap pemberkasan. Aku sebenernya hanya bercerita kembali tentang berkas yang aku upload.

Pertama jelas, kita buat dulu akun di websitenya. Kalau udah punya, pake aja yang itu. Ga ngaruh kok mau pake setahun, dua tahun, atau tiga tahun lalu sekalipun. Aku pribadi karena aku emang udah ngestalk setahun sebelumnya, udah punya akun.

Waktu dimulai pemberkasan, kita udah bisa isi bagian lain-lain dari aplikasi kita. Nah sebaliknya, yang ngisinya sebelum waktunya, otomatis bakal kehapus saat waktu pemberkasan tiba

So apa yang harus kamu siapin?

-Identity Card
 Yap, jelas harus punya. Ini bisa diisi Kartu Tanda Penduduk (KTP), KTP sementara hukumnya tidak dilarang. Kalau tidak punya? bisa pakai Akte Keahiran dan untuk kolom nomor identitasnya bisa pakai yang ada di Kartu Keluarga (KK), ATAU bisa juga pake passport.

Aku pake akte kelahiran. Nomornya pake NIK, di KK ada kok. Nanti yang aku upload itu dua-duanya (satu file PDF).

Passport hukumnya ga wajib buat tahap pemberkasan. Aku sendiri baru buat waktu dinyatakan lolos tahap interview. Bang Billy buatnya waktu masih nunggu pengumuman berkas. Tapi buat aja, siapa tau jadi doa :) Jadi target buat kalian supaya dalam 5 tahun harus pergi ke luar negeri. Lagipula kalau mepet, takutnya malah repot.

-Foto
Foto ga harus PAS Foto tapi resmi/sopan/jelas. Aku juga foto sendiri (bukan selfie, difotoin adik) di ruang tamu pake kamera HP terus edit Photoshop.

-Transcript Raport
Ini adalah nilai transkip semester 1-6, buat yang masih semester 6, transkipnya dari semester 1-5. Transkip ini kayak ngerangkum nilai rapot kamu dalam satu halaman berbahasa Inggris, lalu dirata-ratakan. Nilai ini lumayan berpengaruh buat kelulusan kamu, tapi kalau nilianya pas-pasan kayak rapotku, banyaklah berdoa semoga dimudahkan (aku ingat pesan Kak Mail waktu free call grup tengah malem dan aku tanya soal rapot : Karen Tuhan yang bermain) dan kasih liat prestasimu di bidang non akademik. Kalau udah punya ijazah, transkrip ini bisa pake yang di belakang ijazah.

Kalau ga punya ijazah, siapa yang buat? Kamu boleh minta sekolah, tanya guru BP/staf Tata Usaha sekolah kamu. Kalau aku buat sendiri, kasihin ke TU, staf TU ngedit, terus print lalu cap + tanda tangan kepala sekolah. Ini cara yang aku lakukan.

-Diploma/Ijazah
Ini bagi yang lulus tahun sebelumnya. Jadi di aplikasi itu ada pilihan, kita ini lulusan taun kemarin (graduate) atau melanjutkan (continue) yang artinya baru mau lulus tahun ini. Kalau continue, kolom diploma atau ijazah ini bakal hilang. Ditransate ke Bahasa Inggris ya :) Translate sendiri ga masalah.

Apa harus masukin surat keterangan lulus tahun ini? Engga kok gais, beneran, ga ada kolomnya. Tapi aku sendiri buat surat keterangan duduk di kelas XII yang ditandatangan wali kelas, aku upload di satu PDF bareng transkrip rapot.

-TOEFL/sertifikat bahasa lainnya (optional)
Jadi di aplikasi itu ada kolom bahasa. Hukum TOEFL jadi wajib kalau kamu milih kelas internasional. Nanti waktu milih universitas, bakal ada keterangan, apakah univ ini jurusan ini minta TOEFL? Berapa minimalnya? Rata-rata minimal TOEFL di kelas internasional itu 550. Aku ngupload juga. Tapi kecil kok, cuma 480 :')

Kalau kalian punya bahasa lain juga bisa dicantumin, it's okay kalau kalian ga punya sertifikatnya. Tapi nanti pas wawancara kadang ditanyain. Interviewenya tahun kemarin jago Bahasa Arab, tahun ini jago Bahasa Jerman.

-Sertifikat/Penghargaan/Project (optional)
Meski optional, ini penting banget! Ini berpengaruh. Kumpulkan sebanyak-banyaknya gais, kebanyakan orang ngupload 3 tahun terakhir sih. Tapi aku sendiri ngupload dari jaman SD, soalnya berkaitan gitu. Mulai pelatihan menulis ini-itu lah, lomba nulis ini-itu, dan lain-lain.

Jadi di situ ada kolom buat ngupload gambar. Ga perlu ditranslate kok yang ini. Tapi nanti kita kasih keterangan berbahasa inggris di kolom lainnya, ceritain ini tuh apa. Kaitkan dengan jurusan yang ingin kalian pilih kalau bisa.

Sertifikat itu yang biasanya didapatkan setelah ikut sebuah acara, semacam partisipannya lah. Kalau penghargaan biasanya ada tulisan "Penghargaan" dan kalian cukup keren di dalemnya. Kayak misalnya juara 1, 2, 3, dan seterusnya atau bisa juga hanya Finalis di lomba kancah nasional dan internasional.

Kalau proyek itu ya proyek kalian. Aku ngupload 7 bukuku di sini. Aku kasih keterangan buku ini isinya apa dan apa harapan aku lewat buku ini. Sebenernya keren sih kalau punya proyek film, tapi gatau gimana nguploadnya:') Jadi aku ga nyantumin proyek film, meski ada beberapa.

---------------------------

Setelah ngisi bagian-bagian yang wajib diisi, kita baru bisa ngisi tentang universitas. Ada beberapa yang perlu disiapin juga buat yang ini.

-Recommendation Letter (optional)
Surat rekomendasi berbahasa inggris. Biasanya surat ini datang dari kepala sekolah/guru yang kenal baik kamu. Hukumnya ga wajib, tapi jadi nilai tambah. Kalau bisa, surat rekomennya jangan yang pasaran. Tapi aku pribadi sih pasaran banget. Tapi gapapa, jangan lupa berdoa :')

-LOI
LOI ini adalah Letter of Intent. Seperti beasiswa pada umumnya, mereka selalu punya kolom buat kita ngessay. Ini harus dipikirkan baik-baik, karena ini adalah salah satu poin kamu buat lolos, Untuk selengkapnya, aku bakal cerita di tips LOI.


Ngisi Universitas gimana?
Di sini kita punya 12 pilihan. Bersiap-siaplah bingung dengan puluhan jurusan keren yang mungkin kalian ga temui di Indonesia. Urutannya bebas kok, kalian mau di mana. Tapi yang atas itu ya prioritas. Ada aturan yang bilang lebih baik, jika kita tidak memilih lebih dari 6 pilihan di 3 kota besar; Istabul, Ankara, Izmir. Bukan larangan. Banyak calon awardee liat rank world univ, aku sendiri liat di webometrics, menurutku oke sih, tapi masih banyak pertimbangan; Mau daerah mana; mau jadi anak kota, pantai, apa gunung? Apakah anak-anak Indonesia di sana banyak? Dan lainnya.

Kalian bisa stalking univ yang bakal kalian masukin beserta program-program jurusannya, sampe kalian menemukan kecocokan hati. Meski aku sendiri sampai selesai tahap ini masih ga sreg dan waktu pengumuman univ tetep ga sreg, tapi Laahaula aja kawanlar :)

Kalian bisa lihat dari cerita-cerita para awardee buat nentuin kota. Kayak Istanbul mahalnya sama kayak Jakarta tapi banyak bangunan dan tempat wisata keren. Izmir yang tidak bersalju (tapi winter kemarin salju), terkenal sekuler, dan pinggir pantai. Bukan rahasia lagi kalau cewek Izmir cantik-cantik ala Yunani. Antalya juga tidak bersalju (buat yang ga kuat dingin). Konya yang--katanya--lebih islami. Ankara yang di sana-sini gedung dan mahal transportasi, tapi keren banget soal teknologi dan informasi, secara, ibu kota. Kayseri yang dingin, terkenal buat main ski, dan lain-lain. Bisa jadi dari pertimbangan living cost, buat bandingin harga antar kota, cari google "compare living cost."

Buat yang harus diterjemahin ke Bahasa Inggris, kalian bisa translate sendiri kok. Bisa cari contohnya di gugel. Banyaaaak banget. Atau kalian sesama calon awardee bisa nyontek, atau lihat punya awardee tahun sebelumnya.

Penerjemah tersumpah itu dipakai kalau kita udah lolos tahap wawancara. Tapi kalian boleh pake di tahap ini, ga ada masalah. Kalau aku sih sayang duit:" Aku tau aku sayang kamu tapi aku lebih sayang duit:"""

Oh ya, tiap tahun kebijakan bisa berubah. Tapi semangat! Update terus informasi kalian tentang YTB dari instagram PPI dan para awardee. Kalian bisa follow-follow IG mereka, biar tambah semangat! Aku punya second account buat follow mereka, stalking panjang-kali-lebar-sama-dengan-luas biar semangat aku semakin membara. Join grup, ikutin acara-acara diskusi online terus screenshot setiap kali ada bagian penting. Simak baik-baik setiap percakapan di grup (jangan sampai bertanya hal yang umum ditanyakan, kasian awardee-nya lelah), dan berdoalah. Tidak ada perjuangan yang sia-sia.

Kalau kalian mau tanya-tanya lebih lengkap, boleh via email. Kalau kalian mau minta contoh pemberkasan aku, boleh dinego-nego, tapi jangan nerror. Meskipun aku bakal lebih senang kalau kalian berusaha sendiri dari tanya-jawab dengan para awardee :) Biar kerasa gitu feel lolosnya.

Semangat dan sukses, semua :)

(Baca selanjutnya : Tips LoI)

Turkiye Burslari 2017 (Bag. 1) : Lolos Tahap Pemberkasan, Alhamdulillah :)

Merhaba, arkadaşlar! Aku ingin berbagi cerita pengalamanku ikut Turkiye Burslari atau Turkey Scholarship. Ini adalah beasiswa dari pemerintah Turki (YTB) dan full scholarship. Mulai dari kuliah, tiket pesawat pergi-pulang satu kali, uang bulanan, asuransi kesehatan hingga dorm. Kalian bisa searching dulu buat dapetin info lengkapnya, banyak kok yang ngejelasin. Beasiswa ini ada untuk S1, S2, S3 dan selalu ada setiap tahun. Cek langsung aja di website resminya, turkiyeburslari.gov.tr.

Aku di sini hanya ingin berbagi cerita soal tahap pertama atau pemberkasan. Ini pengalaman pertama aku ikut, dan alhamdulillah bisa langsung lolos :')

 Jadi kawanlar, beasiswa ini emang banyak diminati karena terkenal mudah dan berpeluang besar. Siapapun kamu bisa jadi penerima besiswa ini ;) Beasiswa ini terbilang mudah karena hanya memiliki dua tahap. Yang pertama adalah pemberkasan, yang kedua adalah interview. Berkasnya bisa di-upload langsung di web-nya, jadi ga perlu kirim lewat pos.

Hampir setiap tahun, untuk S1, pemberkasan diadakan selama satu bulan di Bulan Maret, begitu juga tahun ini. Untuk S2 biasanya lebih awal, sekitar Februari. Aku excited banget masya Allah :")) Aku tau beasiswa ini udah lama, dari SMP mungkin. Tapi aku ga begitu tertarik dan ga tau detailnya sampai kelas 12 aku labil harus masuk univ mana, dan Turki membawaku pada sebuah mimpi baru.

Untuk 2017, pendaftaran untuk S1 dibuka dari 1 -31 Maret
Kebetulan, bang Billy, penulis kenalanku yang juga ketua ARKI 2015, dapet beasiwa ini dan aku dapat banyak info dari dia. Aku juga dibantu banget alhamdulillah sama teteh cantikku, Teh Shofuro, Ilkom UNPAD'16 yang lolos pemberkasan. Aku dan Teh Furo ketemu di sebuah event bertitel Hi-College. Jadi ketika semua orang excited liat ITB, UPI, anak-anak UNPAD. Aku berbinar ngobrolin Turki sama Teh Furo. Teh Furo ga ngambil Turki karena keterima SNMPTN, jurusan favorit lagi. Makasih bimbingannya abang dan tetehku :')

Sebelum bulan Maret aku udah ngumpulin banyak info tentang Turki. Di awal Februari, aku beli buku kecil yang aku bawa kemana-mana buat mencatat informasi apapun tentang YTB di halaman belakang. Mulai dari pertanyaan dan perencanaan LOI, list apa yang harus aku upload, hingga universiteler dan jurusan yang aku impikan. Karena aku sadar Inggris afktifku payah, aku buat kamus Inggris-Indo untuk menambah kosa-kata bahasa Inggris di halaman awal. Bahkan aku mulai mencoba untuk latihan wawancara dengan ngobrol sendiri depan kaca dan melatih aku untuk berbahasa Inggris di rumah.

Menghitung mundur menuju bulan Maret, aku join diskusi online via Line dari Pemburu Beasiswa 2.0. Kemudian aku juga aku join grup Line buatan anak-anak PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Turki, mereka sengaja buat grup untuk bantuin camaba-camaba Turki 2018. Iya 2018, karena penerima beasiswa harus mengikuti Tomer (kelas bahasa) satu tahun. Aku juga ikutan streaming waktu ada diskusi YTB di Radio PPI Turki. Pokoknya aku banyak baca dan tanya sampai aku merasa tau semua tentang pemberkasan. Sampai aku ga bingung lagi soal pemberkasan, dan aku merasa siap.

Aku deg-degan banget menjelang bulan Maret. US dan USBN cuma selang seminggu di bulan itu. Di waktu sudah bisa akses aplikasinya, aku mencoba untuk beresin ini dan itu sebelum ujian, aku upload yang memang sudah ada, dan berencana menyelesaikannya setelah ujian. Masih ada sekitar satu minggu waktu itu dari tamat ujian ke deadline. Jadi selama ujian, aku ga begitu mikirin, kecuali minta surat keterangan dan rekomendasi dari kepala sekolah.

Aku sempet hopeless apakah aku harus relain Turki karena aku syok melihat anak-anak di grup ambis dan jadwal ujianku yang mepet-mepet. Mereka punya banyak banget prestaasi yang bisa diupload dan dipamerin dan waktu yang lebih luang buat ngisi dan mikir. Skor nilai mereka besar-besar, jauh di atas aku yang di kelas biasa aja. Aku cuma bisa mengandalkan beberapa bukuku dan aku ga punya award bagus buat bisa dibanggain. Bang Billy bilang, kalau berkas kita menarik dengan hanya melihat sekilas (misal : sertifnya banyak), tentu pihak YTB juga akan lebih melirik. Itulah mengapa aku upload banyak award dan sertifikat-nya dari jaman SD. Di sisi lain, sertif SD-ku berkaitan erat dengan buku dan sertif di SMP dan SMA, jadi mau tidak mau aku upload juga.

Kenyatan dari persiapanku adalah, tiap tahun kebijakan dan tampilan website YTB berubah. Contoh tahun ini, YTB, TDV (program beasiswa keagamaan), dan Imam Hatip Lisesi (Program beasiswa SMA) ada di satu aplikasi yang sama. Salah satu contoh yang membuat kami semua bingung adalah, apakah kami harus upload ijazah ortakal (SMP) yang berarti nambah lagi kerjaan aku buat nerjemahin? Para awardee juga bingung karena tahun sebelumnya tidak seperti ini. Setelah aku berusaha sabar dan nerjemahin, akhirnya kami semua tahu kalau kolom ortakal itu untuk anak-anak Imam Hatip. Oke :)

Kita baru bisa milih program setelah ngisi bagian penting seperti identitas, rapot, dan semacamnya. Sementara aku ingin lihat ada jurusan apa saja dan universitasnya apa. Aku butuh karena aku ingin mencoba mengurutkan, aku emang banyak pertimbangan banget buat nentuin univ. Karena aku belum nge-scan dan waktu itu nilai rapotku belum jadi, untuk masuk ke program aku buat second account yang emang fake alias palsu. Aku upload foto rapot dan lain-lain asal-asalan, setelah itu baru bisa ngakses program dan melihat universitas. Aku nyari animasi kesana kesini tapi ngga ada, jadi aku milih pendidikan luar biasa dan DKV.

Setelah ujian aku ketar-ketir ngejar essay LOI. Ini fatal :( Padahal bikin LOI itu ga bisa sembarangan, sebenernya sebelum pembukaan pendaftaran, aku udah ngerancang ini. Tapi pertengahan bulan, atau malah menuju deadline, aku ganti jurusan. Banting setir dari pendidikan ke media. Aku gugup. Kenapa pula harus di akhir ku banting setir? Tapi setelah dapet tips LOI, aku lumayan tenang dan lancar buat ngerancangnya lagi. Akhirnya aku cuma nambah-hapus beberapa bagian dari LOI yang sebelumnya.

Aku submit tanggal 28 Maret dan aku melakukan kesalahan, aku lupa upload bagian surat rekomendasi:( Jadi aku hapus lagi, dan itu bisa dilakukan kok :) Tapi itu artinya harus ngisi lagi dari awal.

Pengumumannya cukup lama, tapi lebih cepat dari tahun kemarin. Alhamdulillah, tanggal 4 Mei sudah ada pengumuman. Waktu itu masih lumayan pagi, aku lagi beres-beres kamar (biasa, pengangguran beres-beresnya lama), iseng ngecek IG, ada story dari salah satu awardee 2016 yang isinya semacam "cek email, pengumuman wawancara udah keluar."

Aku syok, aku langsung cek email, tapi ga ada email apapun:( Aku menghela nafas panjang, sambil ngatur degup jantungku untuk normal lagi. Ga apa-apa, berarti kamu tinggal fokus SBMPTN. Sambil nenangin diri, aku buka website dan cek aplikasi. Waktu aku cek kolom application, aku bingung antara ingin nangis apa ketawa. Di situ tertulis "Congratulations!" Di bawahnya tertulis tanggal dan jam wawancara. Aku tinggal klik "Attend" dan wawancara itu resmi jadi milikku:" Baru pada malam harinya, aku dapat email resmi dari pihak YTB dengan judul panjang; Türkiye Bursları Mülakat Daveti / Türkiye Scholarships Invitation for Interview


Alhamdulillah, aku seneng, ini ga terduga sama sekali! Aku cek grup Line dan laporan di grup kalau aku dapet undangan wawancara. Bang Billy langsung ngundang aku ke grup Interview YTB dan di situ langsung list nama, jenjang (S1, S2, atau S3), tanggal wawancara (8, 9, 10 dan 12), dan kota wawancara (Jakarta atau Aceh). Tahun ini, pengumuman wawancara tidak serentak, sekitar 2 atau 3 hari, hanya kebetulan aku dapet pengumuman kloter awal.

Yang membuat aku semakin gugup adalah tanggal wawancaraku 9 Mei, itu cuma 5 hari dari pengumuman, padahal aku sudah punya bayangan 7-10 hari sehingga persiapan aku bakal matang. Dan tanggal 10 Mei aku ada wisuda pelepasan alumni. Padat. Jadi selama 5 hari itu, aku fokus untuk persiapan wawancara. Berkas segalanya aku masukin map dan beberapa "senjata" yang harus disiapkan seorang interviewee. Untuk sementara, aku abaikan dulu soal SBMPTN, aku tiba-tiba ga serius ngejar univ di Indonesia.

Aku menghitung jam demi jam, mengurus berkas, latihan interview setiap hari, memahami LOI-ku sendiri. Menuju.

Baca selanjutnya : Lolos Tahap Satu Turkiye Burslari 2017, Berkas Apa Saja yang Perlu Disiapkan?